Tips Mengendalikan Emotional Eating

Sahabat MQ, pernahkah anda merasa harus makan saat sedang mengalami stress atau emosi? Beberapa orang memiliki kecenderungan memilih makanan sebagai pelarian ketika sedang stres dan emosi. Hal itu disebut sebagai emotional eating.

Emotional eating tentu bukan solusi yang baik untuk dijadikan sebagai pengalih perhatian. Karena, jika makan dengan alasan amarah, porsinya terkadang menjadi tidak teratur.

Berikut tips mengendalikan emotional eating.

  • Makan jeruk

Saat sedang menginginkan gula, anda dapat menggantinya dengan  memakan jeruk mandari. Tidak hanya memuaskan rasa ingin anda, jeruk juga dapat membuat anda berkeinginan untuk mengerjakan sesuatu sebagai distraksi pikiran.

Mengupas dan mencium bau jeruk, menciptakan sebuah momen meditasi untuk membantu menenangkan pikiran. Buah ini juga kaya akan vitamin C sebagai penguat kekebalan tubuh, terutama saat berhadapan dengan stres.

  • Memandangi warna merah

Warna merah diasosiasikan sebagai peringatan untuk berhenti atau larangan. Dengan memandangi sesuatu yang berwarna merah menyala akan mengirimkan sinyal yang kuat ke otak untuk berhenti.

Anda dapat mencoba untuk menyajikan makanan di atas piring dengan warna-warna merah atau memasang papan peringatan berwarna merah di depan kulkas sebagai sumber peringatan.

  • Berolahraga

Satu langkah penting untuk mengelola stres adalah dengan berolahraga. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur, cenderung ampuh mengurangi produksi hormon pemicu rasa lapar. Berolahraga secara teratur dapat membantu menurunkan risiko depresi, cemas, dan insomnia.

  • Mencari bantuan

Sebagian orang belum dapat mengatasi kondisi diri ketika mengalami stres. Untuk itu, diperlukan bantuan mengatasi stres, seperti melakukan konseling manajemen stres dalam bentuk terapi individu atau kelompok.

Konseling stres dan terapi kelompok dapat mengurangi gejala stres dan meningkatkan kesehatan diri secara keseluruhan. Pendekatan ini membantu meringankan stres dengan cara merekonstruksi ulang cara pandang atau berpikir seseorang terhadap isu tertentu.

 

Sahabat MQ, untuk menghindari emotional eating saat sedang stress ataupun emosi, anda perlu mengalihkannya pada hal lain sampai dorongan makan berlebih berlalu. Misalnya, dengan mengobrol, membaca buku, atau bersih-bersih rumah.

 

(Konten ini disiarkan dalam Program Inspirasi Siang, setiap Senin – Jumat pukul 13.00 WIB)

ARTIKEL TERBARU

  • Mengapa Kucing Bersembunyi Sebelum Mati?

    Kucing merupakan salah satu hewan yang dipelihara oleh manusia. Jika kita mengamati secara seksama, kucing menghilang secara tiba-tiba jika sudah tua dan akan mati. Melihat…

    Read More
  • Siapa yang Pantas Menjadi Ulama?

    Sahabat MQ, tidak mudah menjadi ulama, bukan hanya mencapai derajatnya, namun juga tanggung jawab yang diembankan kepadanya. Ulama adalah pewaris para nabi, begitulah Nabi Muhammad¬†shalallahu…

    Read More
  • Makna Ulama

    Sahabat mq istilah ulama saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di Indonesia. Jika kita telisik, apakah makna dari ulama ini? Kata ulama merupakan bentuk jamak…

    Read More