Sering Kesemutan ? Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Kesemutan

Dalam istilah kedokteran kesemutan disebut dengan parestesia,yakni adanya suatu sensasi pada permukaan tubuh tertentu yang tidak dipicu oleh rangsangan dari luar. Kesemutan atau parestesia biasanya berupa sensasi rasa dingin atau panas di suatu bagian tubuh tertentu, dan parestesia terjadi jika terjadi iritasi pada serabut saraf sehingga menghasilkan rasa yang disebut kesemutan.Ketika syaraf dan pembuluh darah mengalami tekanan maka akan menyebabkan kesemutan, seperti saat Anda duduk bersimpuh atau menekuk kaki terlalu lama, maka akan menyebabkan syaraf dan aliran darah dapat terganggu. Dan kesemutan pun akan mulai mereda dan hilang jika bagian tubuh yang kesemutan digerakkan. Dalam hal ini kesemutan merupakan suatu gejala manifestasi dari gangguan sistem saraf sensorik akibat adanya rangsangan listrik pada sistem yang tidak tersalurkan.

Apabila Anda mendapati kesemutan dengan disebabkan hal seperti di atas mungkin wajarsaja, namun apabila secara tiba-tiba dan tanpa sebab Anda mengalami kesemutan, maka harus berhati-hati dan waspada karena bisa jadi gejala kesemutan ini merupakan suatu pertanda adanya penyakit seperti kencing manis, gangguan ginjal, hipertensi, tumor otak, bahkan stroke. Jika kesemutan terjadi pada orang muda biasanya karena kurang lancarmya pasokan oksigen ke jaringan perifer (tangan dan kaki). Bisa diakibatkan karena kurangnya istirahat,makan tidak teratur, minum kopi berlebihan, dan kurang berolah raga.

Pencegahan dan Penanganan Kesemutan

Walaupun tidak semua jenisnya dapat dicegah, Anda dapat melakukan beberapa hal untuk menurunkan risiko terjadinya kesemutan.

  • Jika terbiasa tidur dengan posisi tangan berada di bawah bantal atau dalam posisi yang tertekan, bisa menggunakan splint pergelangan tangan di malam hari untuk mengurangi kompresi saraf tangan.
  • Apabila Anda harus duduk dalam waktu lama, usahakan untuk bangun dan berkeliling setiap 30 menit.
  • Hindari gerakan berulang yang melibatkan tangan dan kaki.
  • Jika mengidap diabetes atau penyakit kronis lainnya, maka perlu kontrol yang baik terhadap penyakit tersebut.
  • Beberapa obat dapat digunakan untuk menurunkan keluhan kesemutan. Contohnya adalah obat dengan kandungan parasetamol atau ibuprofen.
  • Menghindari faktor yang merusak saraf, seperti konsumsi alkohol dan merokok.
  • Konsumsi sayuran dan buah-buahan dapat menjaga kesehatan saraf Anda. Daging, ikan, dan telur melindungi saraf dari defisiensi vitamin B1, B6, dan B12.

 

ARTIKEL TERBARU