Menjadi Pribadi yang Kredibel

Secara bahasa, kredibilitas memiliki arti kepercayaan atau keadaan dapat dipercaya. Elemen kepercayaan adalah bagian penting yang harus ada dalam kepercayaan itu sendiri, atau bagian yang dibutuhkan untuk mewujudkan kepercayaan. Elemen penting untuk kepercayaan adalah kredibilitas (credibility) atau dapat dipercaya (believability). Kredibilitas mencakup empat hal ini di mana dua hal ini berkaitan dengan karakter dan dua hal inti lainnya berkaitan dengan kompetensi. Elemen kredibilitas yang berkaitan dengan karakter yaitu integritas (integrity) dan niatan (intent) sedangkan yang berkaitan dengan kompetensi yaitu kapabilitas (capability) dan hasil (result). Selanjutnya akan dibahas satu per satu empat elemen inti yang membangun kredibilitas.

Integritas (integrity)

Menurut Kamus Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan integritas adalah mutu, sifat, atau keadaan yangmenunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; juga diartikan kejujuran. Dari pengertian tersebut pertanyaan yang dapat diajukan yang terkait dengan integritas adalah apakah kita sugguh mempunyai wibawa karena kita memiliki kejujuran. Berikut ini penjelasan tentang Integritas (integrity) menurut Stephen M.R. Covey dalam bukunya The Speed of Trust. Ia mengatakan bahwa umumnya orang mengartikan integritas dengan kejujuran, dalam bahasa Inggris adalah honesty yang artinya ’telling the truth and leaving the right impression’. Jadi kalau sekadar menyampaikan berita yang benar tapi dengan impresi yang salah, masih belum dikatakan sebagai jujur. Namun, lebih jauh, kejujuran yang dimaksud untuk meningkatkan kepercayaan (trust), honesty saja tidak cukup, namun dibutuhkan yang lebih dari sekadar honest, yaitu dibutuhkan integrity. Untuk integrity dibutuhkan congcruence, humility, courage.

Congcruence dapat diartikan memiliki kesamaan dari luar maupun dari dalam (the same inside and out – not compliance). Jadi pribadi orang tersebut tidak ada yang disembunyikan, karakter melekat dengan sifatnya. Dapat dikatakan pribadi orang tersebut jauh dari kemunafikan dan berpurapura. Humility ditekankan sebagai humble person, atau orang yang bersahaja. Courage artinya memiliki keberanian untuk mengungkapkan kebenaran. Di sini dengan kesadaran penuh mengungkapkan kebenaran dengan segala risikonya berani ditanggung. (Covey, S. M. R. (2008:65). The Speed of Trust).

Niatan (intent)

Niatan atau intent sangat vital untuk membangun kepercayaan. Walaupun seseorang memiliki integritas dan kapabilitas namun memiliki niat yang tidak baik, maka orang tersebut sulit untuk dapat dipercaya. Menurut Ensiklopedia Bebas Wikipedia, niat adalah maksud atau keinginan kuat di dalam hati untuk melakukan sesuatu. Niat termasuk perbuatan hati maka tempatnya adalah di dalam hati, bahkan semua perbuatan yang hendak dilakukan oleh manusia, niatnya secara otomatis tertanam di dalam hatinya. Aspek niat itu ada tiga hal: diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan (tidak perlu keras sehingga dapat mengganggu orang lain) dan dilakukan dengan perbuatan. Jadi niat akan lebih kuat bila ketiga aspek di atas dilakukan semuanya.

Kapabilitas (capability)

Orang yang capable adalah orang yang cakap atau orang yang mempunyai kemampuan, pertanyaannya, kemampuan yang seperti apa; apakah kita mempunyai kemampuan yang relevan. Maksudnya, apakah kemampuan yang kita miliki membuat kita dapat dipercaya. Jadi di sini setiap orang yang ingin dipercayai perlu memiliki suatu kemampuan yang dapat diandalkan. Hal ini sangat diperlukan karena dengan memiliki kemampuan yang dapat diandalkan akan menambah kepercayaan diri.

Hasil (result)

Hasil (result) yang dimaksud berkaitan dengan apa yang sudah kita kerjakan, bagaimana kinerja kita, sudah ada pembuktian hasil kerja kita dapat dipertanggungjawabkan secara moral. Hasil ini merupakan buah yang dapat dilihat, nyata, dan dapat diukur, serta dapat dievaluasi oleh siapa saja yang melihatnya.

Dari empat elemen kredibilitas yang sudah kita bahas di atas yaitu integritas (integrity), niatan (intent), kapabilitas (capability), dan hasil (result), dapat dikatakan bahwa integritas (integrity), niatan (intent), kapabilitas (capability) berada dalam areal internal individu atau bersifat internal sedangkan hasil (result) bersifat eksternal karena merupakan perwujudan dari bagian intrernal individu.

ARTIKEL TERBARU