MEMAKNAI TUJUAN HIDUP

Pada dasarnya, orang yang beriman sudah memliki tujuan hidup yang sudah jelas ditentukan dalam Al-quranul kariim (pedomannya umat islam), yakni untuk beribadah kepada Allah swt. Namun selain beribadah kepada Allah swt, untuk memenuhi kebutuhan hidup di bumi kita juga berusaha berikhtiar mengoptimalkan potensi yang Allah berikan kepada tiap-tiap orang, yang pada akhirnya semuanya tetap saja  kita niatkan untuk beribadah.

Setiap orang memiliki tujuan hidupnya masing-masing

Memiliki tujuan hidup adalah hal mendasar untuk manusia supaya bisa mengarahkan episode kehidupnya dengan maksimal. Setiap orang harus memiliki tujuan hidup, sekecil apa pun itu. walaupun tak jarang banyak orang yang kebingungan mencari tujuan hidup dan pada akhirnya menjalani hidup dengan ala kadarnya. Walhasil, mereka tidak  menemukan kebahagiaannya sendiri.

Memiliki tujuan hidup itu penting

Memiliki tujuan hidup memang penting agar segala bentuk ikhtiar kehidupan kita lebih terarah ke arah yang mau kita tuju, namun sebatas memiliki tujuan hidup tanpa memaknainya, jelas akan susah untuk mewujudkannya, yang ada kita hanya akan menjadi sosok orang yang ambisius, tidak bersyukur, diliputi perasaan kekhawatiran, gampang prustasi dan yang ditakutkan adalah menghalalkan segara cara agar tujuannya tercapai.

Lantas bagaimana agar bisa  memakanai tujuan hidup kita ?

Adapun beberapa cara atau tahapan untuk memaknai tujuan hidup, agar senantiasa proses atau ikhtiar kita dalam mewujudkan tujuan hidup lebih terarah dan bernilai ibadah, diantaranya yaitu :

  1. Syukuri terhadap capaian kita sekarang.

Bersyukur adalah salah satu kunci ketenangan dalam mewujudkan tujuan hidup atau impian kita, karena jika kita lupa untuk mensyukurinya yang ada kita akan selalu berada dalam tekanan.

  1. Berlatih atau belajar skill yang kita akan dalami.

Skill atau kemampuan yang menunjang dapat mempercepat akan capaian impian kita, namun skill dan kemampuan itu tidak secara tiba-tiba berada pada diri kita, namun perlu dilatih dan belajar tentang keilmuannya.

  1. Jangan terlalu khawatir akan proses yang belum maksimal.

Dalam prosesnya, terkadang tidak selalu sesuai dengan yang kita harapkan, namun ketidak sesuain itu bagian dari proses, dan tidak untuk kita khawatirkan, melainkan jadikan itu  sebagai motipasi dalam capaian kita.

  1. Tentukan alur keahlian atau passion bidang kita.

Supaya tujuan hidup kita lebih terarah dan fokus, maka tentukan alur keahlian atau passion bidang kita, sehingga dalam proses pencapaiannya kita benar-benar memaksimalkan keahlian bidang kita.

  1. Perbanyak relasi dan silaturahmi

Sebagaimana dalam sabda rasulullah saw, bahwa salah satu pembuka rizki itu adalah bersilaturahmi, dan sudah barang tentu ketika kita sering bersilatu rahmi maka akan terjalin beberapa relasi dengan orang-orang yang kita kunjungi, dan ketika sudah terjalin relasi maka ada saja jalan yang Allah pertemukan dengan tujuan hidup kita.

  1. Kerjakan secara step by step, terstruktur, dan terarah

Dalam  ikhtiarnya maka kita kerjakan secara step by step, dari langkah satu ke langkang yang lainnya secara sistemastis dan struktur serta terarah, agar apa yang menjadi tujuan hidup kita lebih maksiamal dalam capaiannya, dan kita tidak banyak membuang energi dan waktu kepada hal yang sia-sia.

  1. Meminta do’a kepada ke dua orang tua, dan orang-orang shaleh

Do’a merupakan senjata orang muslim, terlebih orang yang mendo’akan tersebut adalah orang tua kita serta orang-orang shaleh, karena salah satu do’a yang cepat Allah kabulkan adalah do’a orangtua kepada anaknya, serta do’a orang-orang yang shaleh yang jarang melakukan dosa kecil.

  1. Perbnayak sedekah, dan menolong orang lain.

Sudah menjadi sunatullah, ketika kita mempermudah urusan orang lain maka Allah akan mudahkan urusan kita,begitupun ketika kita banyak menolong orang lain maka akan Allah kirimkan orang-orang untuk menolong kita.

  1. Hindari hal-hal yang riba dan subhat

Menjauhi hal-hal yang riba dan subhat adalah kunci keberkahan hidup, dan yakinlah ketika Allah memberkahi hidup kita, maka akan Allah muliakan kehidupan kita.

  1. Terus belajar dari siapapun

Setiap kejadian, setiap pertemuan dengan siapapun sealalu ada pembelajaran yang dapat kita petik ilmunya, oleh karena itu pintar-pintarlah kita mengambil hikmah dan pembelajaran dari setiap kejadian.

Dengan ini mudah-mudahan selain kita mengoptimalkan ikhtiar kita dalam pencapaian tujuan hidup kita, tapi kita juga bisa lebih memaknai segala bentuk ikhtiarnya serta mendapat keberkahan dari Allah swt.

 

ARTIKEL TERBARU