Melatih Keberanian untuk Percaya Diri

Menurut KBBI, berani adalah mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dan sebagainya, tidak takut (gentar, kecut). Keberanian adalah keadaan berani, kegagahan. Melatih keberanian untuk percaya diri sangat penting agar menjadi pribadi yang berani bertindak. Menurut Sukarman (2014, hlm. 128) mengatakan bahwa sikap percaya diri adalah bentuk perilaku positif dan optimis yang dimiliki oleh setiap individu dalam melihat suatu usaha dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut menurut Warsidi (2015, hlm. 21) mengatakan bahwa “kepercayaan diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan/situasi yang dihadapinya” .

Hal ini termasuk kepercayaan atas kemampuannya menghadapi lingkungan yang semakin menantang dan kepercayaan atas keputusan atau pendapatnya. Sedangkan kepercayaan diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan atau situasi yang dihadapinya. Hal ini bukan berarti induvidu tersebut mampu dan kompeten melakukan segala sesuatu seorang diri. Rasa percaya diri yang tinggi sebenarnya hanya merujuk pada adanya beberapa aspek dari kehidupan induvidu terseburt dimana ia merasa memiliki kompetensi, yakin, mampu dan percaya bahwa dia bisa karena didukung oleh pengalaman, potensi aktual, prestasi serta harapan yang realistik terhadap diri sendiri.

Ciri-ciri Individu yang Percaya Diri

Beberapa ciri atau karakteristik individu yang memiliki rasa percaya diri yang proposional diantaranya:

  • Selalu mearasa tenang disaat mengerjakan sesuatu
  • Mempunyai potensi dan kemampuan yang memadai
  • Mampu menetralisasi ketegangan yang muncul di dalam berbagai situasi
  • Mampu menyesuaikan diri dan berkomunikasi di berbagai situasi
  • Memiliki kondisi mental da fisik yang cukup menunjang
  • Memiliki kecerdasan yang cukup
  • Memiliki tingkat pendidikan formal yang cukup
  • Memiliki keahlian dan keterampilan lain yang menunjang kehidupannya, misalnya keterampilan berbahasa
  • Memiliki kemampuan bersosialisasi
  • Memiliki latar belakang pendidikan keluarga yang baik
  • Memiliki pengalaman hidup yang menempa mentalnya menjadi kuat dan tahan di dalam menghadapi berbagai cobaan
  • Selalu bereaksi positif di dalam menghadapi berbagai masalah, misalnya dengan tetap tegar, sabar dan tabah dalam mengahdapi persoalan hidup yang berat justru semakin memperkuat rasa percaya diri.

Hal yang Paling Penting dalam Menumbuhkan Keyakinan Pada Diri

Menghargai diri sendiri merupakan hal yang paling penting dalam menumbuhkan keyakinan pada diri. Percaya akan kemampuan, percaya akan kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Dan individu yang memiliki keyakinan diri sendiri akhirnya akan dapat menghargai dirinya secara positif.

Menumbuhkan rasa percaya diri dan proposional harus dimulai dari dalam diri individu. Hal ini sangat penting mengingat bahwa hanya individu yang bersangkutan yang dapat mengatasi rasa percaya diri yang sedang dialaminya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan jika individu mengalami krisis kepercayaan diri.

Sikap-Sikap Hidup  Positif untuk Membangun Rasa Percaya Diri

Bangkitkan kemauan yang keras

Kemauan dapat dikatakan merupakan pondasi yang pertama dan utama untuk membangun kepribadian yang kuat, termasuk rasa percaya diri.

Biasakan untuk memberanikan diri

Manfaat situasi sebagai salah satu sarana untuk berlatih dan membangun rasa percaya diri, dengan cara membangkitkan keberanian dan berusaha menetralisir ketegangan dengan bernapas panjang dan rileks.

Membiasakan untuk selalu berinisiatif

Salah satu cara efektif untuk membangkitkan rasa percaya diri adalah dengan membiasakan diri berinisiatif dalam setiap kesempatan, tanpa menungguh perintah orang lain.

Selalu bersikap mandiri

Melakukan segala sesuatu terutama berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidupnya dengan tidak terlalu bergantung pada orang lain.

Mau belajar dari kegagalan

Sikap positif yang harus dilaksanakan dalam menghadapi kegagalan adalah sikap mental untuk menerimanya, untuk kemudian mengambil hikmah dan pelajaran dan mengetahui faktor penyebeb dari kegagalan tersebut.

Tidak mudah menyerah

Menguatkan kemauan untuk melangkah, bersikap sabar dalam menghadapi rintangan dan mau berpikir kritis untuk menyelesaikan masalah merupakan sikap yang harus dilakukan oleh seorang individu untuk membentuk rasa percaya diri yang kuat dalam dirinya.

Membangun pendirian yang kuat

Pendirian yang kuat teruji jika kita dihadapkan dalam berbagai masalah dan pengaruh negatif sebagai imbas dari proses interaksi sosial. Individu yang percaya diri selalu yakin dengan dirinya dengan tidak berubah pendiriannya meskipun banyak pengaruh negatif disekitarnya.

Bersikap kritis dan objektif

Untuk membangun rasa percaya diri yang kuat, setiap orang hendaknya selalu mengembangkan sikap kritis dan objektif. Dengan demikian ia bisa menilai diri secara keseluruhan dengan tepat yang meliputi kelemahan dan kelebihannya.

Pandai membaca situasi

Situasi yang perlu dibaca dan dipahami misalnya nilai-nilai etika yang berlaku, agama dan adat istiadat suatu masyarakat tertentu.

ARTIKEL TERBARU