Manfaat Anak Diajari Bercocok Tanam Sejak Dini

Anak usia dini yaitu usia 0-6 tahun merupakan masa emas (the golden age). Hal tersebut ditunjukkan dengan potensi dan kecerdasan yang telah mulai terbentuk. Oleh karena itu, pendidikan harus dilakukan sejak dini untuk menciptakan generasi yang berkualitas. Salah satu kegiatan bermanfaat yang dapat dilatih sejak dini pada anak-anak adalah kegiatan berkebun atau bercocok tanam.

Kegiatan berkebun memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi dan mengamati lingkungan sekitar serta diberi kebebasan untuk mengembangkan imajinasi dan dijadikan sarana untuk belajar sambil bermain. Hal itu didukung dengan penelitian bahwa kegiatan berkebun dapat dijadikan sarana untuk bermain yang dapat mengembangkan kecerdasan naturalistik serta memupuk rasa tanggung jawab dan melatih kesabaran anak.

Kegiatan berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan, dengan berkebun secara tidak langsung diajarkan mengenai ilmu tentang siklus hidup tanaman serta mendapat pengalaman tentang keajaiban hidup benih. Kegiatan berkebun adalah kegiatan menanam tumbuhan yang sekaligus dapat secara langsung memperoleh pengetahuan tentang kehidupan tumbuhan dan keterampilan psikomotorik dalam menanam tumbuhan. Tanggung jawab dalam merawat tanaman, menyiram tanaman setiap hari, serta mengamati perkembangan tanaman juga merupakan bagian dari kegiatan berkebun.

Berkebun memiliki manfaat yang sangat nyata bagi perkembangan fisik, yang pada gilirannya akan mempengaruhi perkembangan kreatif. Saat berkebun anak-anak akan memiliki banyak ruang untuk bergerak dan melatih tubuh mereka dengan gerakan-gerakan skala besar seperti menggali, menggaruk, berlari dan membungkuk.

Berikut beberapa manfaat jika anak diajari bercocok tanam sejak dini:

Berkebun baik untuk perkembangan otot, kemampuan motorik halus dan koordinasi tubuh

Meraup tanah, menyiram tanaman, menyemai benih sampai memetik buah dan sayuran dapat membantu perkembangan motorik halus si kecil. Ajak si kecil memilih tanaman yang dia ingin tanam, si kecil pasti dengan senang hati mau menanam tanamannya sendiri.

Membuat si kecil lebih terkoneksi dengan alam, Hal ini diketahui memiliki efek mendalam untuk kesejahteraan psikologis anak

Kegiatan bercocok tanam yang dilakukan di luar rumah akan membuat anak-anak menghilangkan penat dan stress nya. Jika anak banyak diam di dalam rumah tanpa kegiatan mereka akan lebih cepat merasa jenuh dan stress. Oleh karena itu, lebih dekat dengan alam akan membuat kondisi psikis anak menjadi jauh lebih baik.

Bercocok tanam atau berkebun memberikan kesempatan pada anak untuk ke luar rumah dan bersenang-senang dengan tanaman dan berjemur di bawah matahari

Bermain tanah, bermain air dan berjemur sinar matahari pagi akan memberikan dampak positif pada kesehatan si kecil. Ketimbang meringkuk di rumah terus dan hanya bermain handphone, aktivitas bermain sambil belajar di halaman rumah ini akan meningkatkan kesehatan si kecil, mulai dari meningkatkan sistem imun sampai membantu si kecil tercukupi kebutuhan terpapar sinar matahari dan udara pagi yang sejuk.

Mengajarkan Tanggung Jawab dan Kesabaran

Menanam berbagai jenis tanaman bukan lah proses semalam, melainkan membutuhkan perhatian dan perawatan setiap hari. Anak-anak akan belajar bahwa mereka baru bisa menikmati buah-buahan atau sayuran yang mereka tanam bila merawatnya secara teratur. Dengan melibatkan Si Kecil dalam proses merawat tanaman dari tahap awal sampai akhir, orangtua secara tidak langsung dapat mengajarkannya untuk bertanggung jawab. Anak-anak juga belajar untuk bersabar ketika menunggu buah dan sayuran mereka bertumbuh.

Melatih Anak Suka Memakan Sayur

Melalui proses panjang penanaman tersebut, anak-anak akan lebih bisa menghargai apa yang telah dibuatnya. Dengan mengetahui bahwa menanam sayuran perlu kesabaran dan tanggung jawab, maka jiwa anak secara tidak langsung akan menghargai apa yang telah ditanamnya, sehingga membuat anak-anak ingin meng-konsumsi sayuran yang telah ditanamnya dengan baik. Dengan demikian, anak-anak akan terbiasa makan sayur-sayuran.

Sahabat MQ, Itulah beberapa manfaat mengajak anak berkebun, semoga dapat diaplikasikan dan bermanfaat bagi kita semua.

ARTIKEL TERBARU

  • Kiat Sukses di Kantor untuk Introver

    Sahabat MQ, orang-orang yang memiliki kepribadian introvert terkadang sering diidentikkan dengan label antisosial, karena dianggap tidak mampu bekerjasama dalam sebuah tim di lingkungan kerja. Hal…

    Read More
  • Menumbuhkan Rasa Cinta Keluarga

    Sahabat MQ, hubungan yang sehat, langgeng, dan harmonis, tentu menjadi impian semua keluarga, terkhusus bagi setiap pasangan. Memang bukan suatu hal yang mudah untuk mewujudkan…

    Read More
  • Tiga Level Keuangan yang Perlu Anda Ketahui

    Sahabat MQ, pengelolaan keuangan menjadi satu hal yang mudah diucapkan, akan tetapi terkadang masih tidak terlalu diperhatikan untuk segera dilakukan/. Sebenarnya, pengelolaan keuangan tidak ada…

    Read More