3 JENIS CARA PENGABULAN DO’A

Do’a merupakan senjatanya umat muslim, karena sebagaimana firman Allah swt dalam Qur’an Surat Al-mukmin ayat 60 :

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya : berdo’alah kepada Ku (Allah), niscaya akan ku kabulkan permintaanmu….

Berdo’a merupakan suatu hal yang sepatutnya yang dilakukan oleh seorang hambanya kepada Rabnya, karena sejatinya tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari pertolongan Allah swt. Namun ada 3 jenis do’a berdasarkan cara pengabulannya, yaitu sebagai berikut :

Jenis doa yang pertama,

saat kita berdoa kepadah Allah maka doa tersebut langsung dikabulkan oleh Allah swt, contohnya ketika nabi zakaria as memohon untuk diberikan keturununan untuk meneruskan agama Allah walaupun umurnya yang sudah tua renta, namun nabi zakaria tak patah arang,  pada saat itu juga Allah swt langsung memberi jawaban atas doanya dan istrinyapun hamil atas izin Allah. Seperti dijelaskan di dalam quran surat al-anbiya ayat 90 yang artinya, “maka kami mengabulkan doanya, dan kami anugerahkan kepadanya yahya, dan kami jadikan istrinya dapat mengandung sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik, dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas, dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada kami.

Jenis doa yang kedua

yakni, doa yang akan dikabulkan ketika kita sudah mampu menerimanya,  sebagai contoh adalah kisah nabi muhammad memohon tentang pemindahan kiblat umat islam, yakni kiblat baru ke ka’bah, dan hal tersebut baru dikabulkan Allah  tiga tahun setelah hijrah, hal ini mengandung makna jika Allah akan  menjawab doa kita ketika kita siap untuk hal tersebut.

Jenis doa ketiga

Jenis do’a yang ketiga yang dikabulkan Allah adalah saat Allah mengganti doa kita dengan suatu hal yang jauh lebih baik dari doa yang kita lantunkan, karna allah mengetahu yang kita butuhkan seperti yang tertera dalam al-quran surat al-baqarah ayat 216 yang berarti, boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Bagaimana agar doa cepat dikabulkan?               

Setiap manusia pasti memiliki keinginan atas kesulitan ataupun harapan yang ingin dipanjatkan kepada allah swt, jika kepercayaan kita sedang goyah, percayalah kalau Allah swt mendengarkan semua doa kita, jika merasa belum dikabulkan maka bersabarlah.  Berikut ini hal-hal yang mampu mempercepat doa kita terkabul oleh allah swt:

Yang pertama sahabat mq, carilah waktu yang mustajab, yaitu ketika hari arafah, ramadhan, ketika safar, dan ketika seorang hamba dalam keadaan berpuasa, dan ketika waktu sepertiga malam terakhir, sesuai dengan hadits rasulullah saw “bahwa Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: siapa yang berdoa kepada-ku, aku kabulkan, siapa yang meminta-ku, aku beri, dan siapa yang minta ampunan pasti aku ampuni.” (hr. Muslim).

Hal yang kedua percepatan dikabulkannya doa adalah dengan menghadap kiblat dan mengangkat tangan, selanjutnya berdoalah dengan khusyu, rendah hati, dan penuh harap kepada Allah. Berdoalah dengan suara lirih sambil merendah hanya dihadapan Allah swt, dan ketika memanjatkan doa awalilah dengan memuji allah swt, dan bershalawat kepada nabi.

Dalam hadits qudsi allah berfirman,“wahai hamba-ku, kalian semua kelaparan kecuali orang yang aku berikan makan, maka mintalah makan kepadaku, niscaya aku akan berikan, wahai hamba-ku kalian semua tidak berpakaian kecuali yang aku berikan pakaian, maka mintalah pakaian kepada-ku niscaya akan aku berikan (hr. Muslim no. 2577).

Dan yang terakhir sahabat mq, berdoalah dengan penuh keyakinan jikalau Allah maha mendengar doa hamba-hambanya lagi maha mengabulkan, maka dari itu kita tidak boleh merasa pesimis atas doa yang kita panjatkan, karena sesungguhnya Allah itu tergantung prasangka hamba-nya ketika ia berdoa padanya.

Jadi sahabat MQ, apapun harapan kita dan sebesar apapun cita-cita kita, kita jangan pernah sesekali untuk berhenti berharap atas rahmat Allah, sesungguhnya rahmat Allah itu sangatlah luas tergantung ikhtiar kita untuk menjemputnya. Salah satu bentuk ikhtiar kita sebagai umat muslim, yakni berdo’a kepada Allah dengan sepenuh hati dengan diiringi rasa harap dan keyakinan bahwa do’a kita akan dikabul, baik sesuai dengan apa yang dipinta kita, baik itu ditangguhkan terlebih dahulu hingga kita benar-benar tepat atas harapan kita itu, ataupun Allah mengkabulkannya tidak sesuai dengan harap kita, namun itu lebih baik menurut Allah dan lebih baik buat kita, hanya kita belum menyadarinya.

 

 

 

Baca juga:

KE SURGA BERSAMA KELUARGA

Ke surga bersama dengan keluarga menjdai dambaan atau keinginan setiap orang, karena betapa beruntungnya ketika...
Read More
RUMAHKU SYURGAKU

KEAGUNGAN DAN KEMULIAN RASULULLAH SAW

Saat ini banyak orang yang mengaku cinta kepada nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi...
Read More
KHAZANAH MQ

TIPS BISNIS DI INSTAGRAM

Seiiring dengan perkembangan zaman, manusia sangat dimudahkan dengan fitur-fitur perkembangan teknologi yang membuat lebih praktis...
Read More
MQ PEDIA

Kritisi Revisi UU KPK; Pengamat Diteror

Menjelang persetujuan Presiden terkait pembahasan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK), para aktifis anti...
Read More
MQ HEADLINE MQ NEWS

PENTINGNYA ILMU DALAM BERKELUARGA

Keluarga merupakan harta yang paling berharga, karena keluargalah tempat kita untuk mendapatkan ketentraman dari Allah...
Read More
RUMAHKU SYURGAKU