3 JENIS HATI BERDASARKAN SIFATNYA

Hati menentukan baik buruknya seseorang,  jika hatinya lurus, maka perilakunya juga akan baik, namun sebaliknya kalau hatinya tidak baik maka perilaku yang dikeluarkannya juga tidak baik. Maka pantaslah jika niat itu merupakan pekerjaan hati. Karena lurus dan tidaknya niat itu berawal dari bagaimana kondisi hati kita.

Berdasarkan sifatnya hati manusia terbagi kepada tiga bagian, yakni qolbun mayyit (hati yang mati), qolbun mariid (hati yang sakit), dan qolbun salim (hati yang sehat atau selamat), berikut penjelasannya.

  1. Qolbun mayyit (hati yang mati)

Hati yang mati, hati yang kosong dari kehidupan. Ia tidak mengetahui Rabbnya, apalagi beribadah kepada-Nya. Yang mati itu tidak bisa ditanya, padahal hati nurani inilah yang paling jujur dalam menilai sesuatu. Makannya dalam meminta fatwa hendaklah   meminta fatwa kepada hati mu, namun akan berbeda ketika  hatinya mati ?. oleh karenanya bagi orang yang hatinya mati, dia hidupnya hanya menurutkan hawa nafsu, tidak tahu baik dan buruk, yang tahu cuman satu, diperbudak nafsu. Bahkan  perilakunya itu bisa lebih buruk dari pada binatang, kenapa ? karena kalau binatang berbuat hanya karena insting, tetapi orang yang qolbun mayyit (hatinya mati) keburukannya itu sudah pakai akal, yaitu akal yang tidak sehat, sehingga kejamnya itu bisa melampaui  dari pada yang bisa dilakukan oleh binatang.

  1. Qolbun mariid (hati yang sakit)

Hati yang sakit ialah hati yang hidup, tapi terjangkit penyakit. Terkadang hatinya condong kepada kebaikan, namun terkadang berat pada kemaksiatan. Kalau yang hatinya sakit, hidupnya lebih sengsara dari pada orang yang lahirnya sakit. Orang sakit lahirnyapun menderita, apalagi yang hatinya berpenyakit, karena ada yang badannya sehat tapi hatinya sakit, contoh ketika ada seseorang yang memiliki kekayaan, badan sehat, mempunyai populeritas, mempunyai kekuasaan tetapi tidak merasakan ketenangan dan kedamaian hatinya, karena sesungguhnya bukan raganya yang sakit, melainkan hatinya yang sakit.

  1. Qolbun saliim (hati yang sehat)

Hati yang sehat dan selamat, kata Ibnul Qoyyim, adalah “Hati yang lepas dari noda syirik, dalam bentuk apa pun, bahkan ibadah hanya boleh untuk Allah semata, serta  hati yang mengikuti ajaran Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam. Dan hati yang sehatlah yang kelak akan bisa berjumpa dengan Allah swt, sebagaimana dalam firman Allah swt ;

وَلَا تُخۡزِنِى يَوۡمَ يُبۡعَثُونَ ٨٧ يَوۡمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ۬ وَلَا بَنُونَ ٨٨ إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبٍ۬ سَلِيمٍ۬ ٨٩

Artinya :

dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. [yaitu] di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (QS. As-Syu’ara : 87-89)

jadi ketika kita ingin berjumpa dengan Allah kelak pada akhir, maka kita harus punya qulbun saliim (hati yang sehat), maka jadikanlah target dalam hidup ini qolbun saliim yaitu orang yang hatinya bersih

seperti apa ciri hati yang bersih ?

Orang yang hatinya selamat dan bersih, cirinya sangat has sekali, yaitu roja’ dan khaufnya hanya kepada Allah. Makin berharapnya bulat dan utuh hanya kepada Allah, tidak kepada selain Allah dan takutnya hanya kepada Allah, itu yang membuat makin bersih hatinya.

Yang membuat kita tidak bahagia, dan hina karena harap dan takutnya bukan kepada Allah. Makin berharap kepada selain Allah makin tidak bahagia, makin jauh dari mulia, dan makin bisa celaka. Orang yang berharap kepada Allah berarti itu maka tauhidnya itu benar, makannya orang yang berharap kepada Allah itu mau dipuji atau tidak sama saja, karena yang paling penting bagi dia adalah balasan Allah.

 

 

 

MEMAKNAI TUJUAN HIDUP

MEMAKNAI TUJUAN HIDUP

Pada dasarnya, orang yang beriman sudah memliki tujuan hidup yang sudah jelas ditentukan dalam Al-quranul kariim (pedomannya umat islam), yakni untuk beribadah kepada Allah swt. Namun selain beribadah kepada Allah swt, untuk memenuhi kebutuhan hidup di bumi kita juga berusaha berikhtiar mengoptimalkan potensi yang Allah berikan kepada tiap-tiap orang, yang pada akhirnya semuanya tetap saja  kita niatkan untuk beribadah.

Setiap orang memiliki tujuan hidupnya masing-masing

Memiliki tujuan hidup adalah hal mendasar untuk manusia supaya bisa mengarahkan episode kehidupnya dengan maksimal. Setiap orang harus memiliki tujuan hidup, sekecil apa pun itu. walaupun tak jarang banyak orang yang kebingungan mencari tujuan hidup dan pada akhirnya menjalani hidup dengan ala kadarnya. Walhasil, mereka tidak  menemukan kebahagiaannya sendiri.

Memiliki tujuan hidup itu penting

Memiliki tujuan hidup memang penting agar segala bentuk ikhtiar kehidupan kita lebih terarah ke arah yang mau kita tuju, namun sebatas memiliki tujuan hidup tanpa memaknainya, jelas akan susah untuk mewujudkannya, yang ada kita hanya akan menjadi sosok orang yang ambisius, tidak bersyukur, diliputi perasaan kekhawatiran, gampang prustasi dan yang ditakutkan adalah menghalalkan segara cara agar tujuannya tercapai.

Lantas bagaimana agar bisa  memakanai tujuan hidup kita ?

Adapun beberapa cara atau tahapan untuk memaknai tujuan hidup, agar senantiasa proses atau ikhtiar kita dalam mewujudkan tujuan hidup lebih terarah dan bernilai ibadah, diantaranya yaitu :

  1. Syukuri terhadap capaian kita sekarang.

Bersyukur adalah salah satu kunci ketenangan dalam mewujudkan tujuan hidup atau impian kita, karena jika kita lupa untuk mensyukurinya yang ada kita akan selalu berada dalam tekanan.

  1. Berlatih atau belajar skill yang kita akan dalami.

Skill atau kemampuan yang menunjang dapat mempercepat akan capaian impian kita, namun skill dan kemampuan itu tidak secara tiba-tiba berada pada diri kita, namun perlu dilatih dan belajar tentang keilmuannya.

  1. Jangan terlalu khawatir akan proses yang belum maksimal.

Dalam prosesnya, terkadang tidak selalu sesuai dengan yang kita harapkan, namun ketidak sesuain itu bagian dari proses, dan tidak untuk kita khawatirkan, melainkan jadikan itu  sebagai motipasi dalam capaian kita.

  1. Tentukan alur keahlian atau passion bidang kita.

Supaya tujuan hidup kita lebih terarah dan fokus, maka tentukan alur keahlian atau passion bidang kita, sehingga dalam proses pencapaiannya kita benar-benar memaksimalkan keahlian bidang kita.

  1. Perbanyak relasi dan silaturahmi

Sebagaimana dalam sabda rasulullah saw, bahwa salah satu pembuka rizki itu adalah bersilaturahmi, dan sudah barang tentu ketika kita sering bersilatu rahmi maka akan terjalin beberapa relasi dengan orang-orang yang kita kunjungi, dan ketika sudah terjalin relasi maka ada saja jalan yang Allah pertemukan dengan tujuan hidup kita.

  1. Kerjakan secara step by step, terstruktur, dan terarah

Dalam  ikhtiarnya maka kita kerjakan secara step by step, dari langkah satu ke langkang yang lainnya secara sistemastis dan struktur serta terarah, agar apa yang menjadi tujuan hidup kita lebih maksiamal dalam capaiannya, dan kita tidak banyak membuang energi dan waktu kepada hal yang sia-sia.

  1. Meminta do’a kepada ke dua orang tua, dan orang-orang shaleh

Do’a merupakan senjata orang muslim, terlebih orang yang mendo’akan tersebut adalah orang tua kita serta orang-orang shaleh, karena salah satu do’a yang cepat Allah kabulkan adalah do’a orangtua kepada anaknya, serta do’a orang-orang yang shaleh yang jarang melakukan dosa kecil.

  1. Perbnayak sedekah, dan menolong orang lain.

Sudah menjadi sunatullah, ketika kita mempermudah urusan orang lain maka Allah akan mudahkan urusan kita,begitupun ketika kita banyak menolong orang lain maka akan Allah kirimkan orang-orang untuk menolong kita.

  1. Hindari hal-hal yang riba dan subhat

Menjauhi hal-hal yang riba dan subhat adalah kunci keberkahan hidup, dan yakinlah ketika Allah memberkahi hidup kita, maka akan Allah muliakan kehidupan kita.

  1. Terus belajar dari siapapun

Setiap kejadian, setiap pertemuan dengan siapapun sealalu ada pembelajaran yang dapat kita petik ilmunya, oleh karena itu pintar-pintarlah kita mengambil hikmah dan pembelajaran dari setiap kejadian.

Dengan ini mudah-mudahan selain kita mengoptimalkan ikhtiar kita dalam pencapaian tujuan hidup kita, tapi kita juga bisa lebih memaknai segala bentuk ikhtiarnya serta mendapat keberkahan dari Allah swt.

 

HATI YANG TENANG

HATI YANG TENANG

Semua orang menginginkan ketenangan hati, karena ketenangan hati tidak dapat dibeli, ketenangan hati tidak dapat diukur oleh materi, ketengan hati tidak dapat disetarakan dari seberapa sukses pencapaian kita, karena banyak orang yang kaya raya dengan harta yang melimpah, tidak ada rasa ketenangan dalam hatinya, banayak orang yang sudah mendapatkan segalanya, sudah merasakan keindahan dan berkeliling dunia, namun belum nampak dalam hatinya rasa ketenangan.

Ketenangan hati bukan Nampak dari fisik

Bila kita melihat raut wajah orang yang tenang, cerah, maka ketahuilah ketenangan bukan terletak pada wajahnya, bila kita melihat orang melangkahkan kakinyadengan tenang, penuh wibawa, maka ketenangan bukan pada kakinya, bila tampak ayunan tangannya tidak tergesa-gesa, maka bahagia bukan pada tangannya.

Dimanakah letak ketenangan dan  kebahagaia itu?

Ketahuilah dalam jasad ada segumpal/sekepal/sesuap daging, maka kalau segumpal darah itu baik, maka yang lain akan ikut menjadi baik, dan kalau yang segumpal itu rusak, maka diapun akan menjadi rusak. Itulah yang menjadikan mata, telinga, tangan, kaki serta yang segumpal itu pulatempat rindu, benci, marah, ridha, ikhlas, fasik, hasad, kufur, disanalah bersemayam rindu dan benci.

Lantas apakah yang segumpal darah itu ?

Itulah qalbun (hati), yang mana dalam al-qur’an memiliki arti “yang berbolak-balik”. Maka dari itu hati itu sifatnya adalah berbolak-balik. Kadang hati merasakan kebahagian, terkadang pula merasakan sedih, terkadang pagi hati tenang, sore datang menjadi susah, kadang pagi hati lapang, petang tiba, diapun gundah.

Lantas bagaimana yang dapat membuat hati menjadi tenang ?

Maka firman Allah swt dalam Qur’an Surat Ar-Ra’du ayat ke 28

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (٢٨)

 

Artinya :  (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Dan dalam Shahih Muslim dari Abdullah bin Amr bin Ash Radiyallahu ‘anhu bahwasanya beliau mendengar Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya) :

“Sesungguhnya hati-hati bani Adam seluruhnya berada diantara dua jemari Ar Rohman laksana satu hati Ia bolak-balikkan hati tersebut sekehandaknya.” Kemudian Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam berdoa : “Ya Allah Dzat yang membolak-balikkan hati palingkanlah hatiku untuk mentaati-Mu”.

Sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir  kepada Allah

Maka dari itu hendaklah setiap orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala wajib mempunyai keyakinan , bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir  kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya. Bahkan,ketika kita benar-benar mendalaminya, maka tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah lah zat yang memberikan rasa ketenangan

Sungguh hanya Allah lah zat yang memberikan rasa ketenangan, Allah pula yang membuat hati seseorang gelisah, begitupun hati kita adalah milik Allah, mungkin dia ada dalam diri kita, tapi bukan milik kita. Bahkan apa yang ada di bumi, di langit hanyalah milik Allah, oleh karenanya balikan semuanya kepada Allah ta’ala, karena dari Allah untuk Allah.

Dari sini kita telah mengetahui bahwa segala sesuatu itu bersal dari Allah, dan kembali untuk Allah, Allah berikan kepada kita agar kita senantiasa meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena dengan mendekatkan diri kita serta menambah kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala kita akan menemukan jalan keluar dari segala masalah yang kita jumpai dari arah yang tidak disangka-sangka, apapun masalah yang menimpa hamba tersebut.

 

 

 

ISLAM AGAMA YANG BENAR

ISLAM AGAMA YANG BENAR

Isalam hadir ke muka bumi sebagai rahmatan lil alaamiin, yakni rahmat bagi seluruh alam. Islam datang dengan kebaikan dan penuh keberkahan yang meliputi segala sesuatu, islam adalah syariat yang didalamnya dapat memperbaiki keadaan masyarakat,menjamin keamanan harta, kehormatan, dan segala sisi kehidupan.

Islam adalah agama yang sempurna, agama yang benar dan tidak ada agama yang diridhai Allah kecuali Islam. Sebagaimana firman Allah swt dalam QS. Ali Imran ayat 19 :

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

artinya : “Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam”

dalam ayat diatas menegaskan bahwa satu-satunya agama yang benar dan diridhai Allah adalah islam. Islam adalah sebuah agama yang telah mendapatkan jaminan pertolongan dan kemenangan dari Allah ta’ala bagi siapa saja yang berpegang teguh dengannya dengan sebenar-benarnya.

 

Kebenaran islam Allah tegaskan dalam firman-firmannya yaitu sebagi berikut :

Allah Azza wa Jalla berfirman:

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

“Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang ada dilangit dan di bumi berserah diri kepada-Nya, (baik) dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada-Nya-lah mereka dikembalikan ?” [QS. Ali ‘Imran: 83]

Kemudian ditegaskan dalam ayat selanjutnya yaitu dalam QS Ali ‘Imran ayat 85,

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan barangsiapa mencari agama selain agama Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.” [QS.Ali ‘Imran: 85]

Agama Islam adalah ajaran yang mencakup akidah/keyakinan dan syariat/hukum. Islam adalah ajaran yang sempurna, baik ditinjau dari sisi aqidah maupun syariat-syariat yang diajarkannya, pun agama Islam menempatkan akal manusia pada tempat yang sebaik-baiknya.

Kebeneran agama Islam bukan semata ditinjau dari sudut pandang orang-orang muslim yang sudah jelas-jelas memiliki keyakinan akan kebenarannya, tetapi kebenaran diinul islam ditinjau dari aspek-aspek nyata yang nampak kebenarannya dapat dimengerti oleh akal manusia.

Yang demikian itu nampak, bahwa islam  mengandung ajaran-ajaran yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia (syumul), agama Islampun berlaku untuk seluruh umat manusia sampai akhir zaman (al-’umum), agama Islam mengandung ajaran-ajaran yang sesuai fitrah manusia, sebagaimana dalam firman Allah swt :

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya : Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS. Ar-Ruum/30 ayat 30).

Fitrah Allah maksudnya adalah ciptaan Allah, karena manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama, yaitu: agama tauhid, kalau ada manusia tidak beragama tauhid, maka hal itu tidaklah wajar. Mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantaran pengaruh lingkungan.

Kebenaran agama islam hanaya akan dapat dirasakan kepada hamba-hamba yang Allah berikan taufik dan hidayah kepadanya. Dalam artian meskipun islam itu rahmat bagi seluruh alam, namun orang yang mengimani dan menerimanya bahwa islam adalah agama yang benar yang Allah turunkan ke muka bumi hanyalah bagi orang-orang yang kepadanya turun taufik dan hidayah dari Allah. Oleh karena itu sungguuh beruntung bagi kita yang terlahir di lingkungan yang semenjak kecil kita sudah memegang islam, karena tidak ada nikmat yang paling tinggi selain nikmat iman dan islam.

 

 

 

TIPS BISNIS DI INSTAGRAM

TIPS BISNIS DI INSTAGRAM

Seiiring dengan perkembangan zaman, manusia sangat dimudahkan dengan fitur-fitur perkembangan teknologi yang membuat lebih praktis dan epektif. Begitupun dengan para pembisnis seolah tidak mau ketinggalan dengan kecanggihan teknologi yang sudah tersedia, bahkan sekarang  seolah kita tidak pernah terlepas dengan media komunikasi seperti hanphone dan internet. Hal ini merupakan peluang besar bagi para pembisnis untuk memanfaatkan bisnisnya dengan melakukan promosi produknya di berbagai media sosial yang sampai saat ini sangat populer, terlebih media sosial yang sangat populer saat ini adalah instagram. Instagram merupakan sebuah aplikasi media sosial yang didalamnya dapat berbagi gambar atau vidio. Instagram merupakan ajang eksistensi seseorang, yang mana bukan hanya para artis saja yang dapat mengekspos photo atau vidionya, melainkan semua kalangan unjuk gigi dengan berbagai kreativitasnya agar bisa terkenal dan memiliki banyak follower.

Berbisnis dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram

saat ini memang sudah banyak digeluti oleh banyak orang, seperti yang diketahui saat ini, indonesia menduduki posisi keempat sebagai pengguna aktif instagram di dunia, hal tersebut tentunya akan memberikan banyak peluang bagi orang-orang yang hendak berbisnis melalui instagram. Maka dari itu untuk memanfaatkan media sosialkan khususnya instagram, berikut tips bisnis laris di instagram.

Pertama, membuat nama akun yang mudah diingat

sahabat mq, penggunaan nama akun yang singkat, unik, dan mudah diingat, menjadi langkah pertama untuk memulai bisnis di instagram. Hal ini dilakukan untuk membantu pembeli mengingat toko kita dan mudah mencarinya di instagram. Selain itu, pastikan sahabat juga mencantumkan keterangan mengenai produk yang hendak dijual, dan alamat toko offline dalam kolom keterangan untuk menarik konsumen dan memberikan kepercayaan atas produk kita kepada konsumen.

Kedua, tampilan foto produk yang menarik dan unik

Penampilan produk di halaman instagram juga sangat penting diperhatikan untuk dapat menarik ketertarikan calon konsumen, sahabat dapat mencari inspirasi dari berbagai sumber, seperti dari iklan produk serupa guna untuk bersaing dengan produk lainnya. kemudian sahabat juga perlu  untuk menampilkan foto produk dengan kualitas yang baik agar dapat terlihat lebih jelas oleh konsumen, serta buat gambar semenarik dan seunik mungkin guna untuk menarik para pelanggan, ketika melihat postingan di akun instagram kita.

Ketiga, responsif & engagement

Sebagai pembisnis, kita perlu menjaga hubungan baik dengan calon konsumen atau pengunjung akun instagram. Untuk itu, berikan respon cepat atas pertanyaan yang diajukan, atau berikan sapaan dan ucapan terima kasih kepada pelanggan yang sudah membeli produk yang sahabat jual, agar toko kita memberikan kesan yang baik bagi pelanggan, sehingga akhirnya dapat memikat hati para pelanggan atas pelayanan yang kita berikan .

Ke empat Update konten secara berkala

Jadwalkan konten untuk diupdate secara berkala, agar konten instagram kita terlihat hidup dan memberikan informasi terupdate bagi para pelanggan mengenai bisnis kita, serta produk yang kita promosikan senatiasa terekspos oleh teman instagram kita, karena mungkin tidak semuanya teman instagram aktif pada hari dan pada waktu yang sama, mungkin saja hari ini gak aktif, dan baru aktif lagi di besok harinya, maka dari itu usahakan untuk terus mengupdate produk yang kita jual dengan terjadwalkan.

Sahabat mq, berikut diatas beberapa tips berjualan di instagram. Semoga dapat membantu sahabat mq yang akan berjualan di instagram, sehingga sahabat mq bisa mempersiapkannya serta menyusun konsepnya, yang akhirnya sahabat mq bisa memaksimalkan bisnisnya di instagram dengan baik dan tepat.

IKHLAS

IKHLAS

Ikhlas merupakan ilmu tingkat tinggi, yaitu gampang diucapkan tapi sulit dikerjakan. Tak jarang kebanyakan orang mengalami kesulitan dalam bertindak ikhlas, karena ikhlas adalah memurnikan tujuan semata karena Allah swt, dan membersihkan hati dari rasa ingin diberi pamrih oleh mahluk. Sulitnya mewujudkan ikhlas karena hati manusia selalu berbolak-balik, terlebih terdorong oleh perasaan hawa nafsu dan gangguan syetan yang selalu ingin menyesatkan manusia.

Pengertian Ikhlas

Ikhas adalah melakukan segala sesuatu yang baik semata-mata hanya mengharap kepada Allah Swt saja tidak mengharap kepada pujian dari mahluk. Oleh karenanya orang yang ikhlas hanya kepada Allah Swt yang dituju sehingga jika mendapat pujian dari seseorang atau tidak, tidak menjadikannya sombong atau lupa diri dan tidak pula kecewa karena yang dituju hanya Allah semata, tidak ada harapan dari pujian mahluk atau berharap kepada mahluk. Hatinya orang yang ikhlas pasti dijamin tenang tidak mudah terpengaruh oleh pujian atau celaan dari siapa saja baik dari kawan maupun lawan.

Sesungguhnya tujuan utama agama Islam adalah agar manusia beribadah kepada Allah Ta’ala dengan Ikhlas. Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

Dan mereka tidaklah diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya (Qs. Al Bayyinah: 5).

Ikhlas merupakan bagian kunci dari diterimanya amal ibadah

Diantara syarat diterimanya ibadah yaitu Ikhlas dan sesuai dengan tuntunan rasul. Menjaga keihlasan dalam ibadah tidaklah mudah, dan disanalah tantangan kita beribadah kepada Allah swt,  tak sedikit orang yang terjerumus dalam hal keikhlasan, karena tantangan ikhlas itu muncul tidak hanya pas pelaksanaan amal dilakukan, melainkan tantangan atau godaan keikhlasan muncul bisa sebelum, pas pelaksanaan, setelah, atau bahkan dalam waktu yang lama setelah amal itu dilaksanakan.

Sebagai contoh tantangan ikhlas sebelum melaksanakan amal, yaitu ketika kita akan melaksanakan suatu amal baik, kemudian terbesit dalam hati kita bahwa “jika saya melakukan itu maka saya akan dapat pujian yang baik dari calon mertua atau dari dosen atau dari atasan saya misalnya. Maka amalan ibadah itu meskipun luar biasa, tapi tak berniali disisi Allah, karena amalnya tersebut ada harapan mendapatkan pujian dari seseorang.

Contoh tantangan ikhlas ketika melaksanakan amal, yaitu ketika seseorang sedang melaksanakan amal baik, misal sedang kajian, atau sedang melaksanakan acara bakti sosial, kemudian orang tersebut memotret kegiatan tersebut terus mempostingnya di media sosial, dan terbesit dalam hatinya rasa bangga terhadap diri serta ada persaan ingin menunjukan bahwa dirinya sedang beramal kebaikan. Itu juga merupakan tindakan amal baik yang tidak ikhlas.

Atau bahkan ujian keikhlasan muncul setelah amal kebaikan itu telah dilaksanakan, seperti misalnya, kita berbuat baik kepada seseorang, dan setelah itu orang yang kita perlakukan baik kepada kita malah berkhianat kepada kita, kemudian kita mengumbarkannya kepada orang-orang atas rasa kekecewaannya kepada orang tersebut dengan berdalih kalau selama ini kebaikannya tidak dihargai oleh orang tersebut dan malah dikhianati. Maka yang demikian termasuk pula hilang keikhlasannya atas tindakannya mengungkit-ngungkit kembali kebaikanya yang telah ia lakukan, yang mungkin saja sebelumnya dirinya sudah berusaha untuk ikhlas, namun setelah kejaian tersebut, meskipun ada indikasi seperti itu tetap saja karena masih ada harapan kepada mahluk, buktinya masih ada perasaan kecewa atas balasan dari mahluk. Mestinya apapun balasannya terhadap kita, ketika kita sudah berbuat baik pada seseorang maka orang yang ikhlas tidak akan mempersoalkannya, karena yang diharapkan orang ikhlas adalah balasan dar Allah swt, bukan dari mahluk.

Ikhlasan  itu adalah pekerjaan  hati

Ikhlasan  itu adalah pekerjaan  hati dan di dukung dari niat yang lurus karena Allah semata. Maka orang yang ikhlas itu tidak mudah terbawa suasana, melakukan atau tidaknya melakukan sesuatu semata-mata karena mengejar ridho-Nya, bukan karena dorongan mahluk. Ikhlas merupan rahasia Allah dan hambanya, dan hanya diketahui oleh malaikat untuk mencatatnya.

KETIKA ALLAH CEMBURU

KETIKA ALLAH CEMBURU

Dalam rasa cinta, terkadang timbul suatu rasa yang dinamakan cemburu, rasa cemburu timbul ketika seseorang yang kita cintai, seseorang orang yang kita sayangi, dan seseorang yang kita harapkan balasan cintanya kepada kita, malah berpaling kepada orang lain, atau memiliki perasaan lain yang sama selain kepada kita.

Faktor timbulnya perasaan cemburu

Biasanya perasaan cemburu itu muncul kepada orang-orang yang menjalin kasih atau kepada seseorang yang menaruh harapan kepada seseorang  dikarenakan munculnya orang ketiga. Misal, seorang istri yang cemburu kepada suaminya, ketika suaminya dekat dengan teman kantornya, atau seorang kakak yang cemburu kepada adiknya ketika ibunya merasa kurang perhatian   lagi kepadanya, malah lebih banyak berinteraksi dengan sang adik selepas kelalahir adiknya.

Cemburu itu wajar

Mempunyai perasaan cemburu itu wajar, karena cemburu itu bukti bahwa kita cinta dan sayang kepada seseorang, dan tidak mau untuk kehilangannya serta tidak mau cintanya atau kasing sayangnya terbagi dengan yang lain.

Lantas bagaimana, ketika justru yang cemburu itu adalah Allah kepada mahluknya ?

Sejatinya Allahlah zat yang paling mencintai, menyayangi, serta memperhatikan kita. Hal itu terbukti dengan senantiasa Allah memberikan berbagai kenikmatan kepada kita. Bisa kita renungkan nikmat apa saja yang Allah berikan kepada kita ? jelas tidak akan terhitung dan tidak akan ternilai oleh perhitungan manusia. Bahkan kecintaan Allah kepada kita tidak memandang apakah kita juga membalas cintanya, dengan senantiasa beribadah kepada-Nya, menjalankan sluruh perintah dan menjauhi larangan-Nya. Bahkan ketika kita sering melakukan dosa, sering melakukan kemusrikan kepada  Allah, Allah sangat jarang mencabut kenikmatan yang telah diberikannya kepada kita, nyatanya kita masih bisa bernafas, kita masih bisa merasakan kenikmatan dan keindahan lainnya di dunia.

Allah adalah zat yang maha pecemburu

Namun ternyata sahabat mq, Allah pun memiliki sifat cemburu, bahkan Allah zat yang memiliki sifat maha cemburu. Cemburunya Allah bukan seperti cemburunya kita manusia, yang mungkin kalau kita cemburu dapat menimbbulkan rasa sakit hati kepada kita. Tetapi cemburunya Allah kepada mahluknya tidak mengurangi kemaha besaran dan keagungan Allah. Cemburunya Allah adalah sifat yang jelas berbeda dengan cemburunya manusia. Karena ketika Allah cemburu kepada mahluknya, Allah sama sekali tidak tekurangi kemulyaannya, atau tidak cemburunya pun kepada mahluknyapun tidak menambah kemaha agungannya, yang jelas-jelas sudah maha agung .

Kemduain bagaiamana caranya agar Allah tidak cemburu kepada kita, dengan segala sifat kekurangan dan kekhilapan kita ?

Ada bebepa tips agar Allah tidak cemburu kepada kita, diantaranya sebagai berikut :

  1. Penuhi hati kita kepada Allah dengan senantiasa berdzikir, dan bertaubat kepada Allah swt
  2. Muhasabah diri barangkali hati kita belum merasa cemas ketika melewatkan ibadah kepada Allah, dan memperbaikinya untuk lebih baik lagi.
  3. Tinggalkan segala bentuk kemaksiatan, atau hal-hal yang Allah tidak suka.
  4. Membangun komitmen kepada Allah untuk menjalankan segala perintahnya, dan menjauhi larangannya.
  5. Perbaiki niat, dan periksa tingkat keikhlasan kita dalam hal beribadah
  6. Mengadu dan meminta pertolongan hanya kepada Allah swt, tidak kepada selain Allah.
  7. Terus memperbaiki diri, dan tidak lantas pasrah ketika dihadapkan dengan masalah.
  8. Anggap semua ujian yang Allah berikan kepada kita adalah bubkti rasa cintanya Alah kepada kita, supaya kita bisa menjadi lebih baik lagi, dan dapat menggali hikmah dari setiap peristiwa.

Sahabat mq, sebagai mahluk Allah dan sebagai hamba yang baik, kita senantiasa harus membimbing hati kita dan senantiasa meluruskan niat untuk melakssanakan segala aktivitas kita dengan senantiasa diniatkan untuk beribadah kepada Allah, dan hendaklah kita menjauhi hal-hal yang membuat kemusrikan dan membuat Allah cemburu kepada kita. Karena ketika Allah sudah murka kepada kita, maka kemana lagi tempat dan tujuan yang kita tuju selain ridhanya Allah swt.

 

 

 

MANFAAT MEMBANGUN KELUARGA YANG BAIK

MANFAAT MEMBANGUN KELUARGA YANG BAIK

Mempunyai keluaraga yang harmonis, dengan memiliki hubungan yang sehat, langgeng, dan harmonis, adalah impian bagi semua keluarga, terkhusus bagi setiap pasangan suami istri. Memang bukan suatu hal yang mudah untuk mewujudkan atau membangun keluarga yang baik karena pasti membutuhkan perjuangan untuk saling terbuka dan saling percaya. Namun ada hal yang paling utama dalam  membangun keluarga yang baik atau harmonis yaitu tidak cukup untuk saling terbuka dan saling percaya saja, tetapi ada hal yang paling inti yaitu sama sama mepunyai tujuan untuk ibadah dan mencari ridha Allah. Karena ketika dalam suatu keluarga atau pasangan memiliki kesamaan tujuan untuk beribadah dan ridha Allah swt maka selain tercipta keluarga yang harmonis dan baik, tercipta pula keberkahan yang mengalir pada keluarga tersebut.

Akan tetapi ternyata, memiliki jalinan kasih yang sehat dan baik diantara keluarga, dapat memberikan banyak manfaat,  simak penjelasannya sebagai berikut :

Pertama, tubuh lebih sehat

Sahabat mq, memiliki hubungan yang baik dengan pasangan sama seperti kita memiliki support system pribadi, yang dapat membuat suasana hati senantiasa bahagia, dan merasa selalu terperhatikan. Maka  ketika hati senantiasa merasa senang, dan bahagia maka hormon stress dan  sedih akan jarang kita rasakan, dan hal itu akan membuat kondisi tubuh lebih sehat.

Kedua, Berkembang menjadi pribadi lebih baik

Sahabat mq, salah satu kunci memiliki hubungan yang sehat adalah dengan  menjadi diri sendiri di hadapan pasangan.  Dengan menjalin hubungan yang sehat, dan harmonis kita dan pasangan dapat lebih mampu untuk menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Dengan itu maka  kekurangan diantara pasangan  tersebut,  kita akan dapat saling membantu untuk menjadi lebih baik, dan saling menerima satu sama lain.  Misalnya dengan menasihati jika ada yang salah, dan saling menerima kritikan yang membangun, jika diperlukan.

Ketiga, Memperkuat jalinan kasih

Sahabat mq, sebuah hubungan yang baik tentu dibangun oleh sikap saling mengerti, dan menghargai. Ketika kedua hal ini sudah dapat diaplikasikan kepada pasangan, maka jalinan kasih diantara keduanya akan semakin mengakar, dan akan semakin besar kasih sayang dan kecintaan kita kepada pasangan dan keluarga.

Ke empat, Mengurangi stres

Sahabat mq, ketika kita sedang ada keluh kesah akibat suatu permasalahan contoh permaslaahan dipekerjaan atau karena deadline dan targetan yang belum sesuai dengan harapan, kita terkadang membutuhkan seseorang untuk berbagi saran dan mendengarkan curhatan kita, dengan membangun hubungan yang sehat dengan pasanagan atau keluarga, maka kita dan pasangan dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran dari masalah yang sedang dihadapi, agar tidak membuat kita merasa tertekan terlebih dahulu.

Ke lima, ibadah lebih maksimal

Sahabat mq, dengan terjalinnya hubungan yang baik dengan pasangan dan keluarga kita, maka hubungan kekeluargaan tidak hanya sebatas untuk salaing menyenangkan satu sama lain  semata, tetapi disana kita bisa saling mengingatkan dalam ketaatan dan kesabaran kepada Allah, dan kita bisa lebih kompak lagi dalam hal beribadah, karena terkomunikasikannya suatu visi keluarag di dunia dan di akhirat.

Sahabat mq, keluarga merupakan muara sekaligus aset pertama dan terbesar yang kita miliki, untuk menimba ilmu, memperluas amalan, sekaligus menanam kebaikan.

Rasulullah memberikan wasiat kepada umatnya untuk menjaga hubungan rumah tangga dengan menggunakan tiga fondasi utama, yaitu sakinah (ketentraman), mawaddah  (saling cinta), dan rahmah  (kasih sayang). Karena membangun istana surga didalam rumah tangga bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan, apabila kita mau berihktiar dan senantiasa berdoa.

 

 

 

 

BELAJAR DARI KECEWA

BELAJAR DARI KECEWA

Setiap orang pasti pernah merasakan kecewa, rasa kecewa muncul ketika harapan atau ekspektasi tidak sesuai dengan harapan kita, atau lebih tegasnya rasa kecewa muncul ketika kita bersandar atau berharap kepada selain Allah swt.

Bila kita terlalu berharap kepada mahluk, maka kita akan menemukan kekecewaan yang teramat mendalam, karena sesungguhnya mahluk itu adalah dzat yang penuh dengan kekurangan yang belum tentu bisa membantu memecahkan persoalan kita, beda halnya dengan Allah Rab sang pencipta alam, yang tidak ada sedikitpun kekurangan pada Nya.

Dalam perkataan sayyidina Ali bin Abi thalib Radiallahu anhu bahwasannya beliau sudah merasakan segala kepahitan atau kekecewaan, dan sungguh rasa kecewa yang paling mendalam adalah ketika berharap kepada selain Allah.

Sebagai seorang muslim yang menyatakan bahwa Allah sebagai Tuhan, dan dzat yang patut kita sembah dan pintakan pertolongan, maka sudah selayaknya segala sesuatunya kita mohonkan bantuan dan pengharapan kita pada Allah swt.

Allah swt berfirman :

وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ…

“Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. Al-Maidah : 23)

Jangan mengadu dan meminta sesuatu kebutuhan atau hajat selain kepada Allah Swt

Jangan mengadu dan meminta sesuatu kebutuhan atau hajat selain kepada Allah Swt, karena bagaimana ia akan mengabulkan permintaanmu, sedangkan ia juga tak berdaya tanpa seizin dan pertolongan Allah.  Orang yang menyandarkan  atau menggantungkan nasib kepada sesuatu  selain Allah berarti ia tertipu oleh sesuatu bayangan fatomorgana.

Mengutip dari perkataan Imam Syafi’i bahwasannya “ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan atasmu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya”.

Semua yang terjadi kepada manusia adalah kehendak Allah swt

Saat kita kecewa, bersedih, menangis, terluka itu semua bagian dari qodo dan qodarnya Allah, yang Allah tetapkan kepada manusia dan semua mahluk-Nya.

Memiliki rasa kecewa adalah normal bagi setiap mannusia, karena itu merupakan bagian dari lika liku kehidupan, namun sebagai seorang muslim apa sikap yang harus dilakukan ketika merasa dikecewakan?

Sikap seorang muslim ketika merasa dikeceweakan

Sebagai seorang muslim tentunya harus lebih bijaksana ketika kita merasa kecewa pada hal apapun, adapun tips atau sikap yang harus dilakukan ketika merasa kecewa :

  1. Jangan berlarut-larut dalam kekecewaan

Berlarut-larut dalam kekecewaan bukanlah solusi, yang ada akan menambah keterpurukan kepada diri kita.

  1. Move on

Kecewa adalah hal yang wajar dan setaip manusia pasti mengalaminya, namun menjadi gak wajar ketika kita berlarut-larut atas kekecewaan tersebut. Maka dari itu sebaik-baik ketika merasa dikecewakan yaitu lupakan dan  Move on, serta focus kemabali kepada  perjalanan kehidupan kita yang selanjutnya.

  1. Meyakini bahwa ini bagian dari qodo dan qodarnya Allah swt

Tidak ada suatu perbuatan yang bukan dari qodo dan qodarnya Allah, jauh sebelum manusia diciptakan Allah ke alam bumi, maka sesungguhnya Allah telah mencatat di lauhil mahfudz tentang seluruh takdir manusia. Oleh karena itu menerima dan bersabar atas ketentuan Allah yang diberikan kepada kita, termasuk rasa kecewa adalah bagian dari ibadah kita kepada Allah, bahkan menjadi salah satu rukun iman kita, yaitu iman kepada qodo dan qodar.

  1. Ambil hikmahnya

Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu selalu terdapat hikmah dan pelajaran, maka dari itu yakinlah bahwa tidak ada sesuatu yang menimpa pada diri kita, melainkan didalamnya terdapat hikmah yang dapat kita petik.

  1. Bersyukur

Syukur merupakan kunci dari kelapangan hati seseorang, meskipun kita kecewa tetap jangan pernah berhenti bersyukur, karena bisa saja ada orang disekitar kita yang ujijannya lebih dalam lagi dari pada kita.

Sahabat mq, belajar dari kecewa itu tidak mudah, perlu keikhlasan dan kelapangan hati kepada Allah swt. Memiliki rasa kecewa wajar saja, karena setiap orangpun pasti pernah merasakannya, namun selaku seorang muslim yang baik, maka alangkah baiknya kita senantiasa bertawakal kepada Allah, dan selalu berhusnudzon bahwa hal ini akan ada hikmah yang terbaik buat kita.

 

 

LARANGAN TIDUR KEMBALI SETELAH SHALAT SUBUH

LARANGAN TIDUR KEMBALI SETELAH SHALAT SUBUH

Salah satu nikmat yang Allah berikan kepada hambanya adalah nikmat tertidur, karena sudah menjdai fitrah manusia untuk mengistirahatkan tubuh yang telah dipakai serangkaian aktifitas di siang hari dengan tidur di malam hari. Tidur juga sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, selain tubuh manusia memang membutuhkan istirahat, ada beberapa proses di dalam tubuh manunsia yang hanya akan berjalan secara maksimal ketika tertidur. Oleh karena itu manusia membutuhkan tidur yang nyenyak agar ketika terbangun dan kembali menjalani aktivitas, akan merasa segar dan bersemangat kembali.

Namun terkadang beberapa diantara kita tidur di waktu yang kurang tepat, salah satunya adalah tidur kembali setelah melaksanakan shalat subuh. Biasanya hal tersebut disebabkan karena malamnya kurang maksimal tidurnya yang efeknya badan masih merasakan kelelahan ketika bangun, tetapi meskipun begitu, tidur setelah shubuh juga merupakan sesuatu yang tidak dianjurkan di dalam islam.

Islam tidak menganjurkan untuk tidak tidur di pagi hari atau  tertidur kembali ketika setelah melaksankan sahalt subuh

Islam tidak menganjurkan untuk tidak tidur di pagi hari atau  tertidur kembali ketika setelah melaksankan sahalt subuh, karena hal tersebut dapat membuat kefakiran. Kefakiran disini tidak hanya dalam segi materi, tetapi  fakir ilmu, fakir rasa sehat, fakir atas rahmat Allah yang Allah tebarkan pada hamba-hambanya pada pagi hari.

Tidak bisa dipungkiri tidur setelah shalat subuh memang selalu menjadi waktu menggoda untuk kembali ke tempat tidur, dan menghangatkan diri di balik selimut. Namun tidur setelah menjalankan sholat subuh, atau di waktu matahari masih belum terbit ternyata memiliki banyak efek negatif?

Perspektif fiqih mengenai tidur setelah sholat subuh

Sahabat mq, menurut perspektif fiqih terdapat beberapa pendapat terkait hukum tidur setelah subuh dalam islam.  pendapat pertama menyatakan bahwa tidur setelah subuh dibolehkan dalam islam, hal ini didasarkan pada tidak adanya dalil yang secara tegas melarang tidur setelah subuh, pendapat ke dua  adalah tidur setelah subuh dibolehkan, jika ada kebutuhan yang mendesak, misalnya karena tidak bisa tidur malam, atau insomnia, atau karena ada pekerjaan yang harus dikerjakan hingga subuh. sedangkan pendapat kedua menyatakan, bahwa hukum tidur setelah subuh adalah makruh, alasannya adalah karena pada saat itulah  Allah swt membagikan rezeki bagi hamba-hamba-nya.

Efek negatif tidur kembali setelah sholat subuh

Dari uraian singkat di atas, dapat dikatakan bahwa tidur setelah subuh sangat tidak dianjurkan dalam islam, karena dapat mendatangkan kerugian, atau efek yang tidak baik kita, adapun dampak atau efek tidur setelah subuh  yaitu sebagi berikut :

Yang pertama adalah kita sangat merugi karna tidak memperolah keberkahan di waktu pagi.

Rasulullah saw bersabda, “ya allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka. (HR. Abu daud).

Yang kedua adalah menghambat datangnya rizki.

Ibnu qayyim al-jauziyyah rahimahullah berkata, tidur setelah subuh mencegah rezeki,  karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka, dan waktu dibagikannya rezeki. 

Yang ketiga yang membuat kita rugi adalah tidak memperoleh kebaikan

 Ibnu qayyim menjelaskan/,tidur setelah shalat subuh, hingga matahari terbit. Karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah,

Yang keempat adalah mampu menimbulkan rasa malas

Ibnu qayyim yang mengatakan, banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan.

Yang kelima adalah dapat menimbulkan berbagai macam penyakit

Ibnu qayyim menjelaskan, tidur pagi juga menyebabkan berbagai penyakit badan, diantaranya adalah melemahkan syahwat. (zaadul ma’ad, 4/222)/

Yang keenam dampak dari tidur setelah subuh adalah tidak baik untuk kesehatan.

Tidur setelah subuh dapat menyebabkan terganggunya kesehatan, hal ini disebabkan karena ketika kita tidur di waktu pagi metabolisme tubuh yang seharusnya mulai bekerja menjadi terhambat, dan ketika kita terbangun tubuh akan terasa lemas atau tidak terasa segar.

Sahabat mq, banyak cara untuk membuat kita terjaga diwaktu subuh dan yaitu mengisinya dengan berbagai macam, seperti tilawah, berdzikir, muraja’ah, dan dilanjutkan dengan aktifitas harian seperti membersihkan rumah ataupun menyiapkan perlengkapan aktifitas kita,  sehingga alangkah lebih baik jika kita menggunakan waktu pagi untuk aktivitas yang bermanfaat untuk dunia ataupun untuk urusan akhirat.